Lintasprovinsi.com.,Muaro jambi-Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., secara resmi pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 tingkat Kabupaten Muaro Jambi pada Rabu (24/06/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala BPS Provinsi Jambi, Kepala BPS Kabupaten Muaro Jambi, kepala OPD, instansi vertikal, asosiasi pengusaha, akademisi, serta jajaran petugas sensus.
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Muaro Jambi atas dimulainya tahapan pendataan lapangan secara door-to-door (dari rumah ke rumah) yang telah berjalan sejak 15 Juni 2026 lalu. Beliau menekankan bahwa SE 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Hasil sensus ini akan menghasilkan statistik dasar lintas sektoral berskala nasional yang sangat krusial sebagai pijakan penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi pusat maupun daerah.
"Data yang diberikan kepada petugas sensus adalah investasi yang manfaatnya akan kembali kepada kita sendiri. Pemerintah sangat membutuhkan gambaran aktivitas ekonomi yang menyeluruh, mutakhir, dan valid untuk menyusun strategi terbaik dalam memajukan usaha serta perekonomian masyarakat," ujar Bupati.
Beliau memaparkan, berdasarkan data SE sepuluh tahun lalu (2016), tercatat ada sekitar 26 ribu usaha non-pertanian di Muaro Jambi. Sektor tersebut didominasi oleh perdagangan (55%), penyediaan akomodasi dan makan minum (14%), serta industri pengolahan (11%). Namun, karena lanskap ekonomi saat ini telah berubah pesat akibat kehadiran usaha digital berbasis internet, SE 2026 hadir untuk memetakan dinamika terkini tersebut secara utuh.
Menanggapi kendala di lapangan terkait adanya pelaku usaha yang enggan didata, Bupati mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir. Sesuai undang-undang, BPS wajib menjamin kerahasiaan data individu responden.
Penegasan ini selaras dengan Surat Edaran Bersama Mendagri dan BPS Nomor 500.2/4680/SJ Nomor 1 Tahun 2026. Beliau juga meminta para pelaku usaha, khususnya skala besar, untuk memberikan data yang jujur apa adanya agar potret ekonomi daerah tergambar secara riil.(Noval)
0 Comments