Kunjungan ini diterima oleh Deputi Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah, Perdananto Aribowo, Kepala Divisi Pengelolaan Tanah Brigjen Pol. Yulmar Try Himawan dan Kepala Divisi Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha Bondan Pristiwandana.
Dalam audiensi, Bupati Bambang Bayu Suseno memaparkan sejumlah kendala pengelolaan tanah di Muaro Jambi, di antaranya permasalahan batas wilayah, status tanah APL (Area Penggunaan Lain) tumpang tindih pemanfaatan lahan, termasuk kawasan transmigrasi dan objek land reform, serta permasalahan batas wilayah administratif yang berada di kawasan hutan Sumatera Selatan.
Kabupaten Muaro Jambi sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi lahan cukup luas, termasuk kawasan perkebunan, pertanian, dan lahan-lahan yang belum termanfaatkan secara optimal, tentu sangat membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari Badan Bank Tanah dalam rangka Penyediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur strategis, Penataan kawasan permukiman dan kawasan produktif, Ujar BBS
Kami ingin mencari solusi dan prosedur yang tepat agar tanah di Muaro Jambi dapat dimanfaatkan secara optimal, namun tetap sesuai aturan," ujar Bupati BBS.
Kami juga berharap agar Badan Bank Tanah dapat memberikan pendampingan, asistensi teknis, serta dukungan kebijakan dalam pengelolaan lahan di Kabupaten Muaro Jambi, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar - besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.ungkapnya(Noval)
0 Comments