Kapolda Jambi dalam sambutannya menegaskan bahwa narkotika menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, peredaran narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan bangsa dan memicu tindak kriminal lainnya.
"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah Jambi. Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan penindakan tegas terhadap jaringan narkoba," tegas Kapolda.
Turut hadir Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Waka Polda Jambi, gubernur Jambi Dr.H.Alharis, Ketua DPRD provinsi Jambi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Jambi, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran sejumlah pejabat daerah dan aparat penegak hukum itu menunjukkan dukungan bersama dalam upaya pemberantasan narkoba di Provinsi Jambi.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made Palguna S.H., S.I.K., M.H. dalam paparannya menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari beberapa laporan polisi dan hasil pengungkapan kasus di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Dari pengungkapan tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah tersangka yang saat ini masih menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pemusnahan barang bukti dilakukan secara terbuka dengan disaksikan langsung para pejabat dan undangan yang hadir. Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur cairan kimia, sedangkan pil ekstasi dihancurkan hingga tidak dapat digunakan kembali.Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan barang bukti narkotika hasil sitaan benar-benar dimusnahkan serta menjadi bentuk transparansi penanganan kasus oleh pihak kepolisian.
Selain itu, Polda Jambi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Dengan adanya kegiatan pemusnahan barang bukti ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba yang dapat merusak kehidupan dan masa depan generasi bangsa.(Noval)
0 Comments