Breaking News

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E. memberikan apresiasi atas terselenggaranya apel kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerah



Lintasprovinsi com.,JAMBI – Semangat memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan daerah tergambar dalam pelaksanaan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, legislatif, serta masyarakat dalam menciptakan situasi Kota Jambi yang aman dan kondusif.

Apel kebangsaan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha. Mengusung tema “Dengan Kebersamaan dan Kepedulian, Kita Bisa Menciptakan Lingkungan yang Aman, Nyaman dan Terbebas dari Gangguan Kamtibmas”, kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Jambi.


Wali Kota Jambi Pimpin Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Kota.


Hadir pula Kapolda Jambi Krisno H. Siregar, Danrem 042/Gapu Nyamin, Wakapolda Jambi Benny Ali, Irwasda Polda Jambi, Kapolresta Jambi, pejabat utama Polda Jambi, Forum RT, lurah, FKUB, Lembaga Adat Melayu Jambi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, serta kalangan pemuda.

Prosesi apel diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan, hingga pembacaan Ikrar Kebangsaan Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E. (KFA), memberikan apresiasi atas terselenggaranya apel kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerah.

KFA menegaskan bahwa menjaga situasi kondusif tidak dapat hanya bergantung pada aparat TNI dan Polri semata. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah munculnya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Sabuk Kamtibmas menjadi wadah pemersatu seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

Selain itu, KFA mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi premanisme, penyebaran informasi hoaks, provokasi, hingga tindak kriminal yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Kapolda Jambi kepada Wali Kota Jambi atas keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dalam menjalankan program Kampung Bahagia serta menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif.

Momentum tersebut kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama serta sesi foto bersama seluruh peserta apel sebagai simbol penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Jambi.

Di akhir keterangannya, KFA menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan terus mengedepankan pendekatan kolaboratif dan humanis demi mewujudkan lingkungan yang aman, harmonis, dan membahagiakan masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh elemen, kita optimistis Kota Jambi akan terus tumbuh sebagai daerah yang damai, maju, dan nyaman bagi masyarakat.(Noval)

0 Comments

© Copyright 2022 - Lintasprovinsi