Pemerintah Desa Suko Awin Jaya menggelar pawai obor sekaligus Tabligh Akbar sebagai wujud syukur memasuki tahun baru Hijriah 1448 H tahun 2026 Masehi.
Pawai obor dilepas langsung oleh Kepala Desa Suko Awin Jaya Idawati, didampingi Kapolsek Sekernan AKP Agung Heru Wibowo, S.H., M.H., Babinsa ,anggota DPRD Muaro Jambi Jonaidi P. Nainggolan,ketua BPD serta tokoh masyarakat setempat.
Rombongan pawai start dari Pasar Pemda Km 61 dan berakhir di GOR Raja Desa Suko Awin Jaya. Obor menyala di tangan anak-anak, remaja, hingga orang tua, mengular sepanjang jalan desa. Takbir menggema, syiar Islam terasa kuat di malam 1 Muharram.
Dalam sambutannya Kepala Desa Suko Awin Jaya Idawati mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial.
"Alhamdulillah malam ini kita bisa bersama-sama menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah. *Pawai obor ini simbol semangat hijrah. Mari kita jadikan tahun baru Islam sebagai momentum introspeksi diri, hijrah dari keburukan menuju kebaikan, dari malas jadi rajin ibadah ujar Kades Idawati di hadapan peserta pawai.
"Terima kasih untuk Kapolsek, Pak Dewan Jonaidi, dan seluruh warga Suko Awin Jaya yang kompak mensukseskan acara malam ini. Semoga desa kita makin berkah, aman, dan tenteram," tambahnya.
Kegiatan dirangkai dengan Tabligh Akbar menghadirkan penceramah kondang Ustadz Muhammad Dzikri Kurnia Sy yang digelar di GOR Raja Suko Awin Jaya.
Dalam tausiahnya, Ustadz Dzikri mengajak masyarakat menjadikan 1 Muharram sebagai titik awal perubahan.
Tahun baru Hijriah ini saatnya kita berpikir untuk menenangkan hati. Tinggalkan gundah, dendam, dan keluh kesah di tahun lalu. Sambut 1448 H dengan hati yang lapang, perbanyak syukur, perbanyak istighfar. Rasulullah hijrah bukan hanya pindah tempat, tapi pindah ke arah yang lebih baik. Maka kita pun harus hijrah akhlak, hijrah ibadah," pesan Ustadz Dzikri yang disambut takbir warga.
Hadir dalam kesempatan ini Kapolsek Sekernan AKP Agung Heru Wibowo, S.H., M.H. bersama jajaran untuk mengamankan kegiatan. Dari pantauan, pawai obor dan tabligh akbar berlangsung aman, tertib, dan lancar sampai selesai.
Kemeriahan 1 Muharram di Suko Awin Jaya ini jadi bukti kuatnya ukhuwah islamiyah dan sinergi antara pemerintah desa, aparat, dan masyarakat.(Noval)
0 Comments