Lintasprovinsi.com.,Muaro Jambi - Semangat nasionalisme terus tumbuh dan terjaga meskipun berada di balik tembok pemasyarakatan. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai wujud komitmen dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air, Rabu (17/6/2026).
Dengan mengusung tema "Membangun Nasionalisme di Balik Keterbatasan", upacara menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa rasa cinta kepada bangsa dan negara tidak dibatasi oleh ruang maupun keadaan. Di tengah proses pembinaan yang dijalani, para warga binaan diajak untuk terus memupuk semangat kebangsaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Meita Eriza menyampaikan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana refleksi diri untuk memperkuat karakter, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Nilai-nilai nasionalisme harus menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik bagi petugas maupun warga binaan.
"Nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui penghormatan kepada bendera dan simbol negara, tetapi juga melalui sikap disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Keterbatasan yang ada bukanlah penghalang untuk terus mencintai Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,"
disampaikan dalam amanat upacara. (Noval)
0 Comments