Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut membahas keresahan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian sawit yang kerap dilakukan oleh kelompok yang dikenal masyarakat dengan sebutan "ninja sawit".
Tuan Guru Abdullah Syargawi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Muaro Jambi dalam merespons laporan dan aspirasi masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian secara langsung di tengah masyarakat menjadi bukti keseriusan dalam menangani tindak pidana yang merugikan para petani sawit.
"Kami berharap pertemuan dan diskusi seperti ini dapat menjadi langkah awal dalam menyelesaikan keresahan yang selama ini dirasakan masyarakat akibat maraknya pencurian sawit.
Ia menegaskan, aksi pencurian sawit tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi petani, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Muaro Jambi.(Noval)
0 Comments