Kondisi udara yang diselimuti kabut asap akibat karhutla hingga saat ini belum membaik dan berpotensi memicu timbulnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Adi Benny meminta para orang tua untuk lebih ketat menjaga anak-anak dan keluarga.
Saat di konfirmasi awak media Selasa 08 September 2026
"Jika tidak ada urusan yang mendesak, sebaiknya kita tetap berada di dalam rumah. Jika memang harus beraktivitas di luar, pastikan selalu menggunakan masker standar kesehatan untuk melindungi diri dan anak-anak kita dari bahaya kabut asap," ujar Kombes Pol Adi Benny.
Pihak Polda Jambi juga terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menangani dampak karhutla, termasuk berencana mengencangkan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah terkait bahaya dampak asap bagi kesehatan.
Dekat Orang Tua, Selamatkan Remaja dari Pengaruh Geng Motor
Selain masalah kesehatan udara, perhatian besar Dirlantas Polda Jambi tertuju pada keselamatan moral dan fisik generasi muda. Beliau mengingatkan para orang tua agar senantiasa memantau pergaulan dan jam keluar rumah anak-anak mereka agar terhindar dari lingkaran geng motor.
Kebiasaan berkumpul tanpa tujuan yang jelas di malam hari rentan memicu hasutan negatif yang berujung pada keikutsertaan dalam geng motor. Fenomena ini tidak hanya merusak masa depan remaja itu sendiri, tetapi juga meresahkan ketenteraman warga serta berisiko melukai orang lain hingga berhadapan dengan hukum.
"Anak-anak adalah aset masa depan kita. Jangan biarkan mereka salah melangkah hanya karena pergaulan yang keliru. Mari kita jaga dan rangkul mereka dengan perhatian penuh di rumah," tambahnya.
Penertiban Knalpot Brong Demi Kenyamanan Bersama Guna menciptakan suasana lalu lintas yang aman dan nyaman, Kombes Pol Adi Benny telah menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas di wilayah hukum Jambi untuk menindak tegas penggunaan knalpot tidak standar (brong). Suara bising dari knalpot non-pabrik ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan sering kali diidentikkan dengan aksi balap liar para remaja.
Melalui pendekatan edukatif hingga tindakan disiplin, Kepolisian berharap para remaja dapat menyadari pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya (Noval)
0 Comments