Lintas provinsi.com.,MUARO JAMBI – Berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat menjadi perhatian dalam pelaksanaan penelitian dan supervisi Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri bersama STIK Lemdiklat Polri. Dalam kegiatan tersebut, Polres Muaro Jambi turut memberikan gambaran langsung mengenai kondisi dan tantangan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukumnya.
Kegiatan berlangsung di Aula Tantya Dharaka Polres Batang Hari, Rabu (4/11/2026), sekitar pukul 09.40 WIB. Tim dipimpin Kabagjianjemenkam Bidang PPITK STIK Lemdiklat Polri Kombes Pol Dr. Eko Wagiyanto, S.I.K., S.H., M.H., dan disambut Kapolres Batang Hari AKBP Doni Aryanto, S.H., S.I.K., M.M.
Polres Muaro Jambi dalam kegiatan tersebut diwakili Wakapolres Kompol Aroni Chandra, S.H., M.H., bersama Kabag Ops AKP Osli Grigorius Sitompul, S.E., Kasat Intelkam AKP Ardi, S.H., KBO Sat Reskrim IPTU Heri Wiyadi, KBO Sat Binmas IPDA Suhartono, serta Kanit Regident Sat Lantas IPDA Meiltra Eka Loveyanrys, S.H.
Penelitian ini mengangkat tema “Praktik Polisi dalam Penanggulangan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika sebagai Bentuk Disaster Policing di Masa Darurat.” Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui wawancara mendalam (indepth interview) untuk menggali pengalaman, informasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Dalam sesi tersebut, Wakapolres Muaro Jambi Kompol Aroni Chandra mengungkapkan persoalan antrean panjang BBM bersubsidi jenis solar di sejumlah SPBU yang berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok. Lamanya waktu pengisian BBM dapat menghambat perjalanan kendaraan angkutan barang, meningkatkan biaya operasional, serta berpotensi berdampak pada harga kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Muaro Jambi AKP Ardi memaparkan langkah monitoring yang dilakukan jajaran intelijen terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok. Pemantauan secara berkelanjutan tersebut menjadi langkah deteksi dini untuk mengantisipasi kelangkaan, kenaikan harga yang tidak wajar, maupun gangguan distribusi.
Tidak hanya persoalan stabilitas pangan, KBO Sat Binmas Polres Muaro Jambi IPDA Suhartono juga menyampaikan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sosialisasi kepada masyarakat, koordinasi dengan pemerintah desa, serta sinergi bersama instansi terkait.
Ia turut menjelaskan pelaksanaan pendistribusian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui kerja sama Polres Muaro Jambi, Polsek jajaran, dan Bulog. Penyaluran dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah, termasuk desa-desa yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari gudang Bulog.
Berbagai informasi dan pengalaman yang disampaikan dalam penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai dinamika pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Hasilnya juga diharapkan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pengembangan institusi Polri, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme personel dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Keikutsertaan Polres Muaro Jambi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penelitian dan pengembangan Polri melalui penyampaian kondisi faktual serta pengalaman pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Muaro Jambi.(Noval)
0 Comments